Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) dilaksanakan di Kalurahan Sriharjo, kapanewon Imogiri, Kabuaten Bantul pada tanggal 7 September 2022. Kegiatan ini mengkolaborasikan gemarikan untuk penanganan stanting di salah satu wilayah lokus stunting yaitu di Kabupaten Bantul.. Ikan sebagai sumber protein yang banyak mengandung omega 3 dan protein esensial lainnya yang dapat mencegah stanting, mencerdaskan dan meningkatkan kesehatan. Pada kegiatan tersebut disampaikan materi antara lain:

  1. Emi Masruroh, S.Pd ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bantul (Ibu Bupati Bantul). Beliau menyampaikan terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mendukung penanganan stunting. Salah satunya adalah Perbup Kabupaten Bantul yang menganjurkan setiap Senin memakai produk ikan untuk Snack dan konsumsi dalam pertemuan.
  2. R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi, M.Eng (Sekretaris Dislautkan DIY) menyampaikan kegiatan ini untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai langkah mendukung dan mengimplementasikan program prioritas nasional percepatan penurunan stunting sekaligus pelaksanaan intervensi kebijakan penanganan stunting di DIY yang nantinya akan digunakan sebagai model untuk pengembangan kegiatan penanganan stunting di wilayah lainnya di DIY.
  3. Emy Khonifah (Koordinator bidang promosi ditjen PDSPKP KKP) menyampaikan tentang protein ikan untuk mengatasi stunting. Ikan lokal seperti kembung, tuna, sidat, lele juga tidak kalah kandungan omega 3 dan omega 6. Mari kita wujudkan ikan lokal untuk konsumsi sehari-hari, mengembangkan jiwa cinta produk dalam negeri sehingga kita kurangi konsumsi ikan salmon atau dori yg impor.
  4. Ir. Hj. Asyantini, MM (Wakil Ketua Harian FORIKAN DIY). Menjadikan konsumsi ikan sebagai budaya dan kebiasaan masyarakat Yogyakarta sangat perlu dilakukan. Untuk membudayakan dan membiasakan makan ikan sebagai menu sehari-hari perlu diadakan sosialisasi ke masyarakat secara terus-menerus dan untuk semua lapisan masyarakat. Maka kalau hal seperti tersebut diatas dapat dilakukan secara rutin dan keberlanjutan, masyarakat DIY akan menjadi terbiasa makan ikan atau makan ikan sudah membudaya di masyarakat DIY.
  5. Andar Arwiyati (anggota Pokja 3 TP PKK Kab Bantul) menyampaikan peran keluarga dalam pencegahan stunting. Melalui kegiatan AKU HATINYA PKK di harapkan sosialisasi GEMARIKAN ini sampai kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya keluarga. Inovasi kampanye Gemarikan dapat diwujudkan melalui ikan dan produk turunannya untuk ater-ater, ulih-ulih, punjungan.

Selain kegiatan edukasi gemarikan dalam bentuk materi juga dilakukan penyerahan paket gemarikan kepada Ibu Menyusui, Ibu Hamil, Remaja, Lansia dan umum. Serata pemberian Paket bubur ikan kepada Balita Stunting. Total paket gemarikan yang diberikan kepada peserta adalah sebanyak 360 paket. Dari jumlah tersebut untuk tahap 1 (intervensi 1) sudah diserahkan 100 paket yang berupa olahan ikan dalam bentuk frozen food  kepada 100 peserta. Pemberian paket gemarikan (olahan ikan) berupa nugget ikan, lumpia ikan, bola-bola ikan, sempol ikan  kepada 100 peserta yang terdiri dari peserta ibu menyusui yang anaknya mengalami stunting, ibu hamil, remaja, lansia, dan umum.

Pada intervensi 2 yaitu 7 September 2022 diberikan sebanyak 160 paket yang terdiri dari pemberian makanan berbahan baku ikan berupa olahan ikan dalam bentuk frozen food (Nugget ikan, lumpia ikan, bitterbalen ikan, dimsum ikan, bola ikan rambutan, dan sempol ikan) kepada 100 peserta yang terdiri Remaja, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Lansia dan Umum, dan 60 tamu undangan serta pemberian bubur ikan untuk baduta stunting (anak-anak berusia 0 - 59 bulan). Selanjutnya masih ada 100 paket yang akan dibagi menjadi 1 tahap dan akan dilaksanakan pada bulan November 2022.

Selain pemberian paket gemarikan dilakukan juga kegiatan pemantauan tingkat konsumsi ikan dan kesehatan secara berkala berupa pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, penimbangan balita/baduta yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan puskesmas Kecamatan Imogiri. Hal hal yang diukur meliputi berat badan tinggi badan dan tekanan darah. Khusus untuk balita dan baduta stunting diukur lingkar kepala.