Pemda DIY melalui Dislautkan DIY konsisten dalam meningkatkan kecukupan gizi dan mendorong perekonomian masyarakat Yogyakarta. Komitmen ini diwujudkan dengan pembangunan sektor perikanan melalui berbagai kegiatan usaha diantaranya pengembangan usaha perikanan budidaya. Dalam kesempatan kali ini bersama dengan Paniradya Pati dan Dinas Kebudayaan DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY melakukan panen lele dikolam bulat bersama warga Kalurahan Gadingsari pada jumat, 5 Agustus 2022. Kegiatan ini sekaligus sebagai langkah monitoring dan evaluasi kebijakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Maritim.

“Bantuan BKK Desa Maritim selama dua tahun terakhir digelontorkan untuk budidaya ikan lele sebesar Rp.400.000.000,00. Saat ini disekitar bapak ibu terdapat 24 kolam terpal berdiameter 4 meter yang berisi ikan lele. Masing-masing kolam ditebar 5.000 ekor yang dipelihara selama 50-60 hari,” ujar Mashuri selaku Lurah Gadingsari. Kegiatan yang bersumber dari BKK Desa Maritim Dana Keistimewaan DIY pada tahun 2021 ini mampu menghasilkan lele konsumsi hingga 1 ton perminggunya. Tidak ada kesulitan untuk penjualan lele dari gadingsari ini karena pihaknya telah bekerjasama dengan tengkulak yang rutin menggambil tiap minggu. Dari hasil keuntungan budidaya ikan lele kini telah ditambah kolam untuk pengembangan usaha yang lebih besar.

Mashuri berharap BKK Desa Maritim ini dapat memberikan manfaat ekonomi serta mampu mencukupi kebutuhan konsumsi lele khususnya bagi masyarakat Kalurahan Gadingsari dan sekitarnya.  “Kami berharap kegiatan BKK Danais dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk mencapai tujuan keistimewan dalam poin mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” ungkap Nugroho Wahyu selaku Kepala Bidang Urusan Kebudayaan Paniradya Kaistimewan yang hadir dalam kesempatan ini.