Pelatihan ATI untuk Meningkatkan Konsumsi Ikan di DIY

Pelatihan ATI (Alih Teknologi dan Informasi) merupakan kegiatan lanjutan dari kampanye Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Pelatihan ATI bertujuan untuk memberikan informasi dan praktek pengolahan ikan agar masyarakat lebih gemar mengkonsumsi ikan. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan prioritas Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) di DIY yang masih rendah. AKI di DIY pada tahun 2022 hanya sebesar 35,57 kg/kapita/tahun (terendah secara nasional) dibandingkan dengan AKI nasional yang mencapai 56,48 kg/kapita/tahun.

Pelatihan ATI meliputi pemberian informasi terkait berbagai hal mengenai ikan, terutama manfaat makan ikan serta cara penanganan dan pengolahan ikan yang baik. Pelatihan ATI merupakan kegiatan pengembangan wawasan berbasis pengetahuan dan praktek tentang beragam cara mengolah produk perikanan. Ikan tidak hanya diolah dengan cara digoreng, dibakar, diasap, ataupun lainnya yang dikonsumsi masih dalam bentuk ikan. Namun, ikan juga dapat menjadi produk olahan berbahan baku ikan seperti nugget, dimsum, ekado, otak-otak, galantin, kaki naga, sate lilit, dan olahan kekinian lainnya. Masyarakat akan dilatih untuk mempraktikkan pembuatan produk-produk olahan berbahan baku ikan tersebut melalui kegiatan Pelatihan ATI.

Dinas Kelautan dan Perikanan DIY pada tahun 2024 melaksanakan Pelatihan ATI sejumlah 264 paket yang lokasinya tersebar di 5 (lima) kabupaten/kota di DIY. Pelatihan ATI Tahun 2024 telah dimulai sejak tanggal 20 Februari 2024 dengan lokasi pertama di Padukuhan Karanggawang, Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman. Selain untuk meningkatkan konsumsi ikan di DIY, Pelatihan ATI juga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk melakukan usaha pengolahan produk berbahan baku ikan.

WhatsApp