Profil Dinas

  • Diposkan Oleh Admin

PROFIL SINGKAT DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

Berdasarkan pada Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 66 Tahun 2015, Tentang RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN, bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintah Daerah di bidang kelautan dan perikanan, kewenangan dekonsentrasi serta tugas pembantuan yang diberikan oleh Pemerintah.

Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan mempunyai berbagai fungsi:

  1. penyusunan program dan pengendalian di bidang kelautan dan perikanan;
  2. perumusan kebijaksanaan teknis di bidang kelautan dan perikanan;
  3. pelaksanaan, pengembangan, pengolahan dan pemasaran kelautan dan perikanan, wIlayah pesisir;
  4. pengujian dan pengawasan mutu perikanan;
  5. pemberian fasilitasi penyelenggaraan bidang kelautan dan perikanan Kabupaten/Kota;
  6. pelaksanaan pelayanan umum sesuai kewenangannya;
  7. penyelenggaraan kegiatan kelautan dan perikanan lintas kabupaten/ kota;
  8. perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan pengetahuan, adat istiadat dan tradisi luhur bidang kelautan dan perikanan
  9. pemberdayaan sumberdaya dan mitra kerja di bidang kelautan dan perikanan;
  10. pelaksanaan kegiatan ketatausahaan;
  11. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan fungsi dan tugasnya.

Dalam rangka efektivitas dan efisiensi peran Dinas, struktur organisasi yang ada pada eselon tiga terdiri dari: Sekretariat, Bidang Perikanan, Bidang Kelautan dan Pesisir, Bidang Bina Usaha, UPT Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) dan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng serta Kelompok Jabatan Fungsional.

Sekretariat mempunyai tugas menyelenggarakan ketatausahaan, penyusunan program, kepegawaian, pengelolaan keuangan, pengelolaan data dan informasi, ketatalaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan kinerja dinas. Sekretariat terdiri dari: Subbagian Umum, Subbagian Keuangan, dan Subbagian Program dan Informasi. Sekretariat berfungsi sebagai berikut: Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Sekretariat mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program kerja;
  2. penyusunan program Dinas;
  3. fasilitasi perumusan kebijakan dan pedoman teknis bidang kelautan dan perikanan;
  4. penyelenggaraan kearsipan, kerumahtanggaan, pengelolaan barang, kehumasan, kepustakaan, dan ketatalaksanaan Dinas;
  5. penyelenggaraan kepegawaian Dinas;
  6. pengelolaan keuangan Dinas;
  7. pengelolaan data dan pengembangan sistem informasi;
  8. penyelenggaraan monitoring dan evaluasi program serta penyusunan laporan kinerja Dinas;
  9. fasilitasi pelaksanaan koordinasi dan pengembangan kerjasama teknis ;
  10. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan program Sekretariat;
  11. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Bidang Perikanan mempunyai tugas menyelenggarakan program perikanan budidaya, perikanan tangkap serta pengujian dan pengawasan mutu hasil perikanan. Bidang Perikanan terdiri dari: Seksi Teknis Budidaya; Seksi Teknis Tangkap; dan Seksi Pengujian-Pengawasan Mutu.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Bidang Perikanan mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program kerja;
  2. penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis penyelenggaran perikanan;
  3. perumusan kebijakan dan pedoman teknis perikanan budidaya, perikanan tangkap dan pengujian dan pengawasan mutu hasil perikanan;
  4. penyelenggaraan pengujian dan pengawasan mutu hasil perikanan;
  5. pembinaan, pengendalian dan evaluasi penyelenggaraan program perikanan budidaya dan perikanan tangkap;
  6. pengembangan teknologi perikanan tangkap;
  7. pelaksanaan bimbingan teknis dan penerbitan sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB);
  8. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan program Bidang Perikanan; dan
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Bidang Kelautan dan Pesisir mempunyai tugas mengelola kelautan, sumberdaya ikan dan wilayah pesisir.  Untuk melaksanakan tugasnya, Bidang Kelautan dan Pesisir mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program kerja;
  2. penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis kelautan dan pesisir;
  3. penyelenggaraan penataan dan pengelolaan perairan di wilayah laut;
  4. penyelenggaraan pengawasan, pengendalian dan penegakan hukum pengelolaan sumberdaya laut dan pesisir;
  5. pengelolaan wilayah pesisir dan fasilitasi pengembangan masyarakat pesisir;
  6. pengembangan teknologi kelautan;
  7. pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan penyusunan laporan program Bidang Kelautan dan Pesisir; dan
  8. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Bidang Bina Usaha mempunyai tugas menyelenggarakan pengembangan usaha, pengolahan, pemasaran dan pengembangan kelembagaan perikanan.    Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Bina Usaha mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan program kerja;
  2. Penyiapan bahan, perumusan kebijakan teknis bina usaha;
  3. Pembinaan usaha, perizinan, dan permodalan perikanan;
  4. Pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan;
  5. Fasilitasi pengembangan kapasitas dan kelembagaan perikanan;
  6. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan program Bidang Bina Usaha; dan
  7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pergub DIY Nomer  93 Tahun 2015 dibentuk 2 UPT (Unit Pelaksana Teknis) yaitu Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya dan Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng. UPT (Unit Pelaksana Teknis) adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan yang melaksanakan tugas teknis penunjang dan atau tugas teknis operasional. UPT BPTPB (Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya) berkedudukan di Cangkringan, Sleman, sedangkan UPT PPP (Pelabuhan Perikanan Pantai) Sadeng berkedudukan di Sadeng, Girisubo, Gunungkidul.

 

Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) mempunyai tugas menyelenggarakan pengembangan teknologi budidaya air tawar, air payau, air laut dan kesehatan ikan.  Untuk melaksanakan tugasnya Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program kerja Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya;
  2. pelaksanaan pengembangan, dan penerapan teknologi budidaya air tawar, air payau dan air laut;
  3. pelaksanaan perbenihan perikanan air tawar, air payau, dan air laut;
  4. pelaksanaan pengelolaan induk ikan;
  5. pelaksanaan pengendalian kesehatan ikan ;
  6. pelaksanaan ketatausahaan;
  7. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan program Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya; dan
  8. pelaksana tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pelayanan pelabuhan perikanan, pemanfaatan sumberdaya ikan, serta keselamatan operasional kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng.  Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pelabuhan Perikanan  Pantai Sadeng mempunyai fungsi :

  1. penyusunan program kerja Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng;
  2. pelaksanaan pengaturan keberangkatan, kedatangan, dan keberadaan kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng;
  3. pelaksanaan pelayanan penerbitan Surat Tanda Bukti Lapor Kedatangan dan Keberangkatan Kapal Perikanan;

 

Sumber : Pergub Daerah Istimewa Yogyakarta Nomer 66 Tahun 2015 dan Nomer 93 Tahun 2015.

Download Dokumen Kontent